Bab 26. Awal

1178 Kata

“Mbak Nay, belanja?” sapa Bu Sri—pemilik rumah kontrakan yang Nayyara tempati— “Iya Bu. Mau mulai jualan tapi, masih ragu. Awal puasa begini takut masih sepi,” balas Nayyara sambil memilih-milih telur yang 1kg bisa isi 18 butir. “Jualan aja Mbak, nanti saya bantu promosikan. Nomor Mbak Nay biar saya masukan ke grup WA warga, biasanya pada promosi jualan di sana,” tawar Bu Sri, memberikan saran sekaligus solusi. “Begitu ya Bu, terima kasih sudah memberikan solusi.” “Mau jualan apa Mbak?” tanya pemilik warung. “Rencananya takjil sama nasi uduk, Bu,” jawab Nayyara. “Puasa-puasa gini banyakin lauk sama sayur matang saja, Mbak. Biasanya pembeli lebih nyari itu, kalau nasi’kan bisa masak pakai rice cooker, kecuali anak-anak kuliahan, ya nyarinya pasti nasi komplit.” Ibu pemilik warung memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN