"Jadi, apakah pesanmu sudah dibalas?" Raksa penasaran. Sebenarnya Raksa tidak pernah menyangka kalau dokter Fikar akan bersungguh-sungguh membantunya agar bisa bertemu Zoya. Berbeda dengan orang lain, dokter Fikar tidak perlu mendengar alasannya, tentang kenapa dia sangat ingin bertemu Zoya. Menunggu respon dari dokter Fikar yang sedang mencacat sesuatu, Raksa hampir ingin merebut penanya tersebut. Apalagi saat dokter Fikar dengan sengaja mengulur waktu berbincang dengan perawat yang mendampinginya. "Dokter, apakah sudah selesai memeriksa kondisiku. Bisakah kita bicara?" Pada akhirnya Raksa tidak tahan lagi. "Okay, aku akan bicara denganmu, tapi setelah aku selesai memeriksa pasien lainnnya. Dokter Alam akan marah nanti!" Melihat bagaimana Raksa terlihat tidak sabaran dan agak kesa

