Raksa melihat dokter Fikar tidak lagi mengenakan jas putihnya. Hanya kemeja warna putih tulang yang dipadukan dengan celana warna gelap. Terlihat lebih santai, dengan rambut yang agak berantakan. "Jadi kalian akan bertemu malam ini?" Raksa tidak menyangka, ternyata Lander juga setuju untuk bertemu dengan dokter Fikar. "Apakah dia sudah berangkat ke Jakarta?" "Sudah, aku akan bertemu dengannya, aku janji akan membawanya untuk bertemu denganmu. Kau tahu, sebenarnya dia juga memang ingin bertemu denganmu. Tapi karena suatu hal, dia harus kembali ke Jogja dan stay di sana!" Seperti yang dokter Fikar pikirkan sebelumnya, seorang pebisnis seperti Lander pasti sangatlah sibuk. Dan mengenai nomor dalam kartu nama tersebut, Lander juga sudah menginformasikan kalau nomor itu terhubung dengan s

