Fikar membawakan paket untuk Raksa yang dititipkan pada staf. Seperti biasa, mamanya Raksa tidak bisa mengunjunginya, sehingga mengirimkan barang kebutuhan Raksa lewat kurir. "Dokter, apakah anda baru memenangkan lotre? Kenapa senyummu lebar sekali!" Seorang perawat berjalan di sisi dokter Fikar dan mengomentari ekspresi berseri-seri di wajah dokter magang tersebut. Fikar menyeringai, dia memang sedang dalam suasana hati yang sangat baik. "Kamu akan tahu nanti. Tapi, pertama katakan apakah Raksa ada di ruangannya?" "Entahlah, aku belum ke sana. Dokter tahu sendiri, aku sekarang dipindahkan ke lantai tiga, karena di sana kurang perawat!" jawabnya senang. Jujur saja, dia lebih suka bertugas di lantai tiga. Tidak merasa sepi, karena setiap ruangan biasanya dihuni sekitar enam atau lim

