Menunggu di dalam mobil, Fikar melihat jam di ponselnya. Saat itu sudah pukul sepuluh malam, hampir semua dokter yang bertugas pagi sudah pulang. Hanya tersisa dokter dan perawat yang bertugas jaga malam. Dan sebenarnya dia termasuk dalam tugas pagi. Seharusnya dia bisa pulang sore tadi. "Itu dia!" Fikar langsung menaruh ponselnya, dia melihat target yang ditunggu sudah keluar gedung Rumah Sakit. Dokter Luna terlihat masuk ke mobil, maka dokter Fikar juga langsung menyalakan mobilnya. Dia tidak mau sampai kehilangan jejaknya. Karena pertama kali, dia kehilangan jejak. "Maaf dokter, tapi kamu harus membantu kami!" Fikar bertekad, karena sangat sulit untuk menghubungi Lander, maka harus dengan bantuan dokter Luna. Meskipun dokter Luna terus menghindar, tapi malam ini tidak bisa lagi.

