Hampir menyerah

1093 Kata

Fikar dan Lander berpapasan, ketika berada di lift. Keduanya hanya diam, karena pada dasarnya mereka tidak saling kenal. Tapi tentu Fikar tahu, siapa laki-laki berwajah dingin yang berdiri bersamanya di dalam lift tersebut.  "Kamu sudah melihat keadaannya?" Fikar lebih dulu mengajak bicara.  Lander menoleh untuk memperhatikan orang yang mengajaknya bicara tersebut. Dia pernah bertemu dengannya, saat pertama kali menemui Raksa. Jadi dia langsung paham siapa yang sedang dibicarakan oleh dokter itu.  "Sudah!" jawabnya pendek, karena memang tidak berniat membuka pembicaraan lebih jauh dengan orang asing.  Fikar tidak tahu kenapa mantan tunangan dokter Luna kembali menemui Raksa. Dia sudah menanyakan beberapa kali pada Raksa, tapi anak itu hanya mengatakan jika itu urusan pribadi.  "Dia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN