Rumit Part 43

1005 Kata

El, Zahra, dan Zidan berangkat ke Bandara. Mereka menggunkan taksi. Di jalan Zidan begitu senang, dan Zahra ikut senang melihat putranya yang gembira. Sedangkan El gelisah, dia sangat tidak senang membawa anak dan istrinya ke Jakarta, karena dia merasa tidak bebas. Keberadaan anak dan istrinya di Jakarta nanti pasti akan merepotkannya. Selain itu dia tidak bisa bertemu dengan kekasihnya. Sebenarnya dia belum pulang ke Jakarta saat ini. Namun, karena orang tuanya memintannya membawa Zahra dan Zidan ke Jakarta, terpaksalah dia pulang dan berangkat ke Jakarta lagi bersama anak dan istrinya. "Mas, kamu kenapa?" tanya Zahra yang duduk di kursi belakang bersama suaminya, sedangkan Zidan duduk di depan bersama supir taksi. "Gapapa," jawab El sambil memalingkan muka. "Kamu keliatannya sangat ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN