Selesai makan Zahra naik ke lantai atas menemui suaminya. Sampai di kamar dia melihat El meliriknya sinis. Dia menunduk dan lanjut melangkah ke kamar mandi. Dia bersih-bersih. Keluar dari kamar mandi dia mengganti pakaiannya lalu melaksanakan sholat. Selesai sholat Zahra menghampiri suaminya. "Mas," ucapnya yang berdiri di samping ranjang. "Apa?" "Makasih udah bawa aku ke sini. Sudah lama aku nggak main ke Jakarta." "Gak usah kepedean. Bukan saya yang bawa kamu ke sini tapi papah dan mamah yang suruh." "Tapi kalau nggak perantara kamu nggak mungkin aku di sini." "Terserah lah." "Mas." "Apa lagi?" "Boleh aku tidur di kasur kamu?" El menghela napas. Dia bergeser posisinya memberikan ruang untuk wanita itu. "Ni, silakan." Zahra tersenyum lebar. Walaupun terkesan cuek tapi suaminya

