“Pernikahan seperti apa yang Mas harapkan dariku? Pernikahan dengan perjanjian pelunasan hutang? Pernikahan dengan aturan kontrak? Mas anggap pernikahan hanya sebatas sah di mata hukum setelah puas bermain-main bisa di batalkan begitu saja?” Rentetan pertanyaaan Leona dengan suaranya yang mulai serak dan mata yang hampir saja mengeluarkan cairan bening dari sana tengah menatap tajam ke arah mata Alex. “Perjanjian hutang hanya antara Aku dan Ayah mu, tapi pernikahan ini Kita yang menjalankannya, walaupun tertera dalam perjanjian”. Cup… Alex langsung mendaratkan bibirnya di bibir Leona, dia menyesapnya dengan lembut menikmati bibir Leona setiap sisinya. Sementara Leona hanya terdiam, terkejut dengan serangan Alex yang tanpa aba-aba. Awalnya Leona tidak membalas kecupan Alex, tapi merasak

