Farhana segera mendorong tubuh Farras. “Sudah aku bilang, aku tidak mau hamil,” dengkusnya. Farras tercenung menatap istrinya yang masih berada dalam kuasanya. Setelah melakukan pelepasan barusan, Farras memang sengaja melakukan itu. Dia akan mengabulkan hal yang sangat ditakuti Farhana, yaitu mengandung anaknya. Farhana terus mendorong d*da Farras agar suaminya itu segera menjauhkan diri darinya. Namun, Farras malah sengaja menimpakan tubuh pada wanita itu. Meski Farhana terus berontak dan merasa sesak, Farras tetap saja melakukannya. Hingga saat Farhana merengek dan berkata dengan tutur kata yang Farras inginkan barulah dia akan mengabulkan keinginan Farhana untuk segera melepaskannya. “Aa!” Farhana terus saja mendorongnya, “Hana nggak bisa napas,” ucapnya seraya mencebik. Farras t

