Bab 63

2086 Kata

Farhana meletakkan kertas yang sudah dia lipat itu di atas meja makan dekat sarapan Farras. “Kamu tidak perlu membacanya sekarang, bisa nanti setelah kerja,” usul Farhana sembari duduk di sebelah Farras. Dia tahu kalau Farras itu memiliki tingkat rasa penasaran yang rendah.   “Oke,” sahut Farras sembari memasukkan kertas tersebut ke saku jas bagian dalam. “Ini buat kamu.” Dia memberikan kertas yang juga sudah dia lipat itu ke tangan Farhana. “Semoga harimu menyenangkan.” Farhana tersenyum lembut. “Makasih ya, sudah mau meluangkan waktu untuk menulis isi hati kamu,” ucapnya sembari mengacungkan kertas tersebut.  Farras mengangguk. “Jangan dibuka dulu,” pinta Farras saat dia melihat Farhana membuka kertas tersebut. “Kamu tuh nggak sabaran. Tunggu aku pergi dulu.” Farhana menarik napas da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN