"Sayang, kenapa kamu bisa seperti ini," seraya mengelus tangan dinginnya. "Bunda gagal jagain kamu, meskipun setiap hari minta maaf rasanya masih jauh dari kata cukup." Bunda menyeka air mata yang keluar. Berbincang dengan gadis yang terbaring dengan wajah tenang malah membuat Bunda semakin merasa bersalah. Dulu, setelah kejadian itu bunda tidak pernah berhenti untuk terus datang menjenguk nya. Bahkan sampai menginap berhari-hari. Namun dari waktu ke waktu, bunda kini hanya seminggu dua kali untuk datang menjenguk gadis itu. Kata dokter, walaupun sedang koma, tapi gadis ini bisa mendengar semua perkataan kita dan merespon, memberikan reaksi yang baik bagi kesembuhannya. Tapi yang dokter khawatirkan, dia mungkin tidak akan bisa bertahan lama setelah sekian lama gadis itu koma.

