Bab 51 ( End )

1841 Kata

Aku membaca nya dan lagi-lagi terkejut dengan apa yang kulihat ini. Mataku tak berkedip menatap tajam  kertas putih yang kupegang.            Sungguh? Aku tidak bisa mempercayai ini.            Ini? Benarkah?              "Itu semua milikmu Rama," ucap pak Budi yang sedari tadi melihatku hanya diam.            "Benarkah pak? Apa aku bermimpi?" tanyaku memastikan.             "Haha Rama, lihatlah tandatangan itu." pak Budi menunjukan tandatangan Ganda dan Ayahku. "Itu semua asli. Dan sekarang sah menjadi milikmu. Tinggal kamu yang harus mendatangani ini semua."          "Pak yang benar saja. Apa ayahku sekaya ini? Apa ini benar-benar milik Ayahku?" Pasalnya disurat kedua yang sedang ku pegang ini tertera begitu banyak gedung mengatasnamakan diriku.             Disini tertulis, Rama G

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN