"Terus apa yang loe lakuin setelah itu? Masuk penjara? Kenapa gak jujur aja terus terang? Gak ada yang tau kejadian malam itu? Loe gak cerita sama siapapun? Loe pendam sendiri? Selama ini? Lima tahun? Loe--" "Sssstttt!!" Gara membekap mulut gadis berkepang dua. "Nyerocos mulu dari tadi, kapan mau ceritanya gue?" ucap Gara kesal. Gadis itu mengangkat tangan membulatkan telunjuk dan jempol membentuk kata ok sambil mengangguk. Lalu Gara melepaskan tangannya dari mulut gadis itu. ------------------------ Lama Gara di tempat berisik itu, hingga tak terasa sudah larut. Pelayan di club membangunkannya berkali-kali sampai ia disiram dengan air dingin saking susahnya ia bangun. "Maaf pak, kami akan tutup," ucap pelayan toko. Gara melihat jam ditangannya. Ah jam 2 pagi.

