“Apakah ada sihir dan semacamnya yang bisa kita gunakan untuk menyelamatkan Kareen?” tanya Revano dengan nada putus asa. Ya, raja itu tahu bahwa luka yang dialami oleh Kareen tak akan bisa disembuhkan. Duyuta hanya bisa menggeleng dengan lemah untuk menjawab pertanyaan Revano. Sedangkan Beno yang melihat itu seketika menjadi panik. Hatinya sangat kalut saat ini. “Kareen…” panggil Beno. “Bertahanlah. Aku tahu, kau gadis yang kuat,” lanjut Sang Cel Ales itu. Kareen hanya bisa tersenyum getir. Ia tahu, waktunya tak begitu banyak lagi. Rasa sakit yang dirasakannya sungguh menyiksa. “Ben… aku harap setelah ini, kamu bisa menemukan jalan pulang,” ucap gadis itu terputus-putus. “Jangan bersedih atas apa yang sudah terjadi padaku. Ini bukan kesalahanmu. Tugasku sudah selesai. Dan…” ucapnya ter
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


