Chapter 12

2815 Kata

Seminggu berlalu semenjak kejadian mengerikan di sekolah Reygan.             Selama seminggu itu pula, Reygan tidak masuk ke sekolah. Cowok itu seolah kehilangan separuh jiwanya. Hatinya sakit, memikirkan bagaimana caranya dia bisa bertahan ketika harus menjauhi Shirena di sekolah nanti karena janjinya pada cewek tersebut, saat Shirena masih tidak sadarkan diri di ruang ICU. Reygan bersedia melakukan apa pun, apa pun agar Shirena sadar. Karenanya, dia mengucapkan kalimat itu.             Dan Tuhan mengabulkannya. Dia menyadarkan Shirena, dan itu artinya, Reygan harus menjauhi Shirena seperti janjinya. Karena berada di sisinya lah, Shirena selalu menderita.             Walau itu membunuh Reygan perlahan.             Mengenai penusukan Shirena, pihak sekolah sedang menyelidiki dan sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN