Diandra membolak balikan gaun berwarna merah marun di tanganya. Kira kira kalau pakai gaun ini dia bakal cocok tidak ya? Entah sejak satu minggu yang lalu. Berat badan Diamdra melonjak drastis. Mungkin juga karena berpuasa. Apalagi Diandra kalau buka tidak tanggung tanggung menyantap makanan yang tersaji di meja. "Cocok nggak ya?" "Pasti cocok Mah. Semua baju yang kamu pakai itu pasti cantik. Tapi sih Papah lebih seneng Mamah tanpa busana leb- aduhh.. iya Mah iya bercanda doang Mahh." Rio mengusap tanganya yang baru saja di cubit Diandra. "Pedes banget sih Mah cubitanya. Kayak cabe cabean." "Bulan puasa Pah. Cabe cabeanya tobat." Celetuk Diandra sambil menggantung kembali gaun marun di lemari. Sepertinya ia gagal memakai gaun itu. "Bagus loh Mah. Papah dukung kok semua baju yang Ma

