Sesampainya di rumah sakit, Arnold segera membopong tubuh lirih Fey melewati koridor rumah sakit yang lumayan lengang dari hari biasanya. "Suster, tolong sus," Arnold berteriak kepada setiap suster yang dia lewati, tanpa menghiraukan tangannya yang membopong Fey dengan lumuran darah. Mungkin karena pesona dari wajah Arnold yang terlalu tampan akhirnya membuat salah satu suster membawakan brankar dorong ke arahnya dengan sangat pelan dan hati-hati Arnold membaringkan tubuh Fey di atas brankar lalu mendorongnya bersama-sama dengan para suster dan satu dokter perempuan yang kebetulan lewat. Saat ini Fey sedang diperiksa di ruang UGD, sedangkan Arnold menunggu dengan tidak sabar di luar ruangan. Selama beberapa menit menunggu, seketika pintu ruangan terbuka dan keluarlah dokter yang tadi m

