Raline menatap Zio dengan iba, ia kasihan dengan anak sekecilnya ini harus sakit karena merindukan dirinya, Raline merasa dirinya memang terlalu egois, terlalu mementingkan perasaannya sampai lupa tujuan awalnya menikah dengan Xavin, ia lupa ada anak tiga tahun yang membutuhkan sosok seorang ibu di sampingnya, yang merawat dan membesarkannya dengan tulus, memang rasanya tidak adil jika dia melimpahkan seluruh penderitaan kepada Zio, ia masih terlalu kecil untuk menanggung ketidakutuhan hubungan ayah dan ibunya, meskipun Raline hanya sekadar ibu asuh tapi Zio telah menganggapnya seperti ibu kandung, lebih dari rasa sayangnya kepada Grace. Setidaknya Zio masih bisa menjadi alasan Raline untuk bertahan dengan Xavin, meskipun pria itu masih sangat mencintai mantan istrinya. Setelah menyuapi m

