Semua barang-barang Grace telah ia buang semua, tidak ada yang tersisa satu pun, bahkan foto kebersamaan Grace dengan Xavin pun sudah tidak ada lagi. Xavin memang telah bertekad untuk melepaskan Grace dari hatinya. Ia akan berusaha mencintai Raline sepenuh hatinya, tidak ada lagi wanita yang mengisi hatinya selain Raline. Ia ingin memikirkan masa depan, bukan masa lalu yang tidak akan pernah menjadi masa depannya, karena hidup terus berjalan ke depan, sementara Grace telah meninggal dan tidak akan pernah kembali lagi, sedangkan Raline adalah orang yang akan menemani dirinya dan Zio hingga seterusnya. Ia tidak ingin kehilangan orang yang istri untuk kedua kalinya. Xavin memang sangat mencintai Grace, tetapi ia harus berusaha menempatkan Raline sebagai orang yang yang paling ia cintai. Kalau

