“Melepaskanmu?” Thris menyeringai. “Tidak akan!” Ekspresinya menjadi semakin dingin. Dia memutar kepala memerhatikan murid-murid di sekeliling yang sedang menonton ini. “Apa yang kalian lakukan di sini?! Pergi! Aku ingin membereskan gadis ini sendiri!” seru Thris pada mereka semua. Akhirnya murid-murid itu segera pergi. Mereka tidak berani bertanya apalagi menantang. Kebanyakan murid akademi memang takut pada sosok Thris. Pemuda yang sebelumnya berselisih dengan Thris masih berdiri di sana. Dia menatap Irhea dengan iba. Pasti akan ada hal buruk yang terjadi pada gadis itu. Namun, apa yang harus dia lakukan untuk membantunya? “Irhea … Irhea …. Dengan kemampuanmu yang seperti ini, bagaimana kau bisa memilih untuk membuat masalah denganku?” tanya Thris sambil mendekati Irhea. “Membuat m

