Lucas menatap Anggi yang berjalan ke arahnya membuat dirinya tidak bisa melepaskan pandangan pada penampilan Anggi yang sangat berbeda dari terakhir dirinya ketemu beberapa hari lalu, pukulan pelan di paha Lucas membuat dirinya tersadar di mana Anggi duduk di sampingnya. Wangi tubuh Anggi membuat Lucas membeku karena baru pertama kali ini dirinya berada sangat dekat dengan Anggi, Lucas harus menarik nafas panjang untuk menghilangkan rasa gugupnya ini. “Jadi niat kedatangan kemari untuk apa?,” Herman menatap Lucas dan Wijaya bergantian. Lucas menarik nafas panjang “kedatangan kami ke sini ingin melamar putri Pak Herman yang bernama Anggi.” Lucas dapat merasakan semua orang menatap mereka berdua terutama Anggi yang semakin membuat jantung Lucas berdetak semakin kencang dan dirinya tidak a

