“Oh…jadi wanita ini yang membuatmu meninggalkan adikku?” Pria itu melirik ke Ratih dengan tatapan sinis. Dahi Ratih berkerut. "Adiknya? Apa yang dimaksud Desti?" pikir Ratih. Ratih memandangi Pria yang berdiri tak jauh dari Rizal itu. Tangannya berkacak di pinggang. Pria itu berperawakan tinggi atletis. Terlihat bahwa ia rajin berolahraga. Wajahnya pun terlihat cukup tampan. Sama seperti Desti, terlihat berasal dari keluarga yang terpandang Ratih menggeser tubuhnya. Dia memilih berdiri di belakang Rizal. “Dia yang meninggalkanku. Bukan Aku,” jawab Rizal datar. Ratih mengerutkan keningnya. Dia menangkap, Rizal seolah ingin mengabaikan pria itu. “Rizal! Kamu tak ada apa-apanya tanpa adikku. Beraninya kamu menolak adikku? Ha!” Lelaki itu mendekat, lalu ia menarik kerah baju Rizal h

