Chapter 12 (Kekuatan Luar Biasa)

200 Kata
“Bagaimana bisa hingga saat ini kamu belum bisa mengendalikan kemampuan terbesar kamu?” Mr. Exe kini mengintrogasi Axita. Wajahnya laku. Tidak ada senyum sedikit pun yang tergores pada wajah akademisi itu. Benar benar sosoknya bisamberubah menjadi sangat menyenangkan dan sangat menakutkan. “Maafkan aku” Axita menunduk. Di ruangan kecil di sudut lorong. Mereka hanya berdua berada di sana. “Aku tidak butuh maaf kamu! Kamu harus segera bisa mengeluarkan kemampuan terbesar kamu. Mereka semua yang berada di sini sudah dapat mengendalikan kekuatan terbesar mereka. Hanya kamu saja yang belum bisa. Andai saja kamu tahu, tujuan kami membawa kalian ke sini adalah untuk memaksimalkan kekuatan kamu. Bukan mereka bertiga. Kekuatan terbesar ada pada kamu!” “Maaf, aku akan lebih berusaha keras untuk bisa mengendalikan kekuatanku.” Mr. Exe membuang muka. Tampak sekali rasa kecewa pada Putri Axita tergambar di sana. Mr Exe meninggalkan Putri Axita seorang diri. Ini artinya putri sudah bisa kembali ke kamarnya. Sembari berjalan Axita tiba tiba teringat dengan kata kata Mr. Exe barusan. “Dia bilang tujuan utama kami ada di sini adalah untuk memaksimalkan kekuatanku? Memangnya sehebat apa potensiku?” baru kali ini Axita mendengar kalau ia memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN