DL-15

1229 Kata

Morcant kemudian masuk ke teras tersebut. Tampak peluh dan juga baju Morcant yang penuh dengan lumpur. Tampaknya Morcant berhasil mengatasi proses seleksi tersebut. “Kau berhasil, Morcant,” ujar Pustin melihat Morcant duduk di seberangnya. Morcant hanya melambaikan tangan. Nafasnya masih tersengal-sengal dan belum teratur. “Apa kau terkena tembakan, Morcant?” tanya Pustin. “Tidak. Aku berhasil mengikuti caramu. Hanya saja aku tidak secepat dirimu, Pustin,” jawab Morcant yang mengambil makanan di samping tempat duduknya. “Enak sekali. Pertama kalinya aku merasakan kue ini,” lanjut Morcant yang meneteskan air mata. Tampak Morcant merasa tertekan dengan kondisi ini. “Nikmatilah selagi kau bisa menikmati makanan ini, Morcant,” jawab Pustin. Selang beberapa menit kemudian Shelby juga had

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN