“Terimakasih atas tumpangannya, Dokter Liam!” Elora tersenyum tipis setelah mengatakan ucapan terimakasihnya pada pria yang saat ini sedang duduk di balik kursi kemudi. Sebelumnya, Elora menyempatkan diri untuk melihat kondisi sang ayah yang berada di rumah sakit. Dari situlah, dokter Liam menawarkan tumpangan untuknya. “Tidak perlu berterimakasih, Nyonya Elora. Saya justru senang karena Anda mau menerima tawaran saya untuk pulang bersama.” “Hm, kalau begitu saya keluar sekarang. Sekali lagi, terimakasih!” ujar Elora, sebelum akhirnya keluar dari mobil sang dokter. Elora dengan cepat berjalan masuk ke dalam halaman mansion tersebut. Ia tak menunggu sampai dokter Liam bergerak pergi, sebab menurutnya, tidak ada yang spesial dari dokter tersebut, sampai ia harus menunggunya hingga me

