Siang ini, mau tidak mau, Mona harus makan siang sendiri di kantin kantor. Ia masih kesal sekali pada Stevan yang justru memarahinya, hanya karena perihal foto-foto yang sempat ia kirimkan pada Elora kemarin. Mona tidak habis pikir saja pada Stevan yang terus-terusan masih mempertahankan wanita seperti istrinya itu. “Apa sih sebenarnya yang dilihat olehnya dari wanita seperti itu?! Sangat arogan dan sok berkuasa. Apa yang perlu dibanggakan darinya? Bahkan tidak bisa memberikan anak juga. Kenapa harus terus dipertahankan?! Sudah paling bagus aku kemana-mana!” Mona terus meracau di hadapan makanannya yang belum juga ia sentuh sama sekali. Rasanya masih ingin terus menerus meluapkan kekesalannya pada sang kekasih yang akhir-akhir ini begitu berbeda dan terlalu membela istrinya, Elora.

