Salah Mengira

960 Kata

Makan malam baru saja selesai, dan di saat itulah Damian baru saja pulang. Pria itu hanya menoleh sekilas, lalu berlalu begitu saja tanpa menyapa orang-orang yang masih berada di meja makan saat ini. Elora yang memperhatikan itu sontak mengernyit heran. Karena tumben-tumbenan sekali pria itu hanya diam dan acuh. Berjalan begitu saja tanpa menyapa sedikit pun. Bukankah paling tidak ia harus menyapa kakaknya saat ini? Jelas-jelas Stevan ada di ujung meja makan. “Aneh, ada apa dengannya? Tiba-tiba sekali mendadak jadi orang yang pendiam. Apa mungkin obatnya habis? Atau dia sedang ada masalah ya?" Elora dan Stevan saling pandang beberapa detik, ketika mendengar ocehan Veronica barusan. Keduanya lalu kompak melempar jawaban tidak tau hanya dengan ekspresi wajah saja. “Tapi kalian berdua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN