bab 119

1519 Kata

Dengan tubuh lemasnya Gio duduk di antara kedua orang tuanya yang duduk berdampingan, Ricko langsung memberikan botol air minum yang sejak tadi masih Queen pegang agar pemuda itu bisa minum. Gio langsung meneguk isi botol itu hingga tidak tersisa. "Operasinya udah selesai, tapi Pak Rendi belum melewati masa kritisnya," jawab Gio untuk wajah wajah penasaran yang mengelilinginya. "Istrinya Pak Rendi di mana? dia enggak di sini?" tanya Kinan, Queen hanya dia menatapnya. "Bagi orang orang seperti mereka bisnis lebih penting dari segalanya," jawab Gio, Kinan menghela napas pelan mendengarnya, "itulah kenapa aku enggak mau berhubungan sama orang orang kayak mereka." "Untung ada kamu, Nak, kalau nggak, nggak tau gimana dengan Papa kamu," kata Yuna dengan suara lirih, bagaimana pun wanita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN