bab 118

1282 Kata

Wajah cantik itu melinangkan air mata, tangannya bahkan masih gemetar karena rasa terkejut yang begitu besar ia rasakan. Queen duduk di kursi tunggu sebuah rumah sakit, rumah sakit besar terdekat dari studio Elang televisi, kedua tangannya menopang dagu dengan siku yang ia letakkan di atas lutut. "Queen." Gadis cantik itu menoleh saat mendengar suara wanita yang telah melahirkannya, Kinan tergopoh gopoh ke arahnya di ikuti sang suami. "Kamu enggak apa apa?" tanya Kinan yang terlihat begitu khawatir, wanita itu lalu duduk di samping sang putri lalu memeluknya. "Kamu terluka Nak?" tanya Ricko yang juga langsung duduk di sebelahnya hingga kini gadis itu duduk di apit oleh kedua orang tuanya, jauh lebih menenangkan karena sejak tadi dia sendiri. "Enggak, Ma, Pa, aku enggak apa apa, c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN