"Tolong bantu agar Gio bisa membuka pintu hatinya untuk saya." Queen hanya diam mendengar permintaan Pak Rendi padanya, gadis itu tidak tahu apakah bisa atau tidak sang kekasih membuka pintu hatinya untuk menerima sang ayah. Yang Queen tahu sekarang dirinya dan Gio memang berada di posisi yang sama saat ini. "Kenapa Pak Rendi minta tolong sama saya?" tanya Queen sambil menatap lelaki itu dengan tatapan teduhnya. "Karena kamu pacarnya, dia sedang kasmaran sama kamu dan biasanya seseorang cenderung lebih mendengarkan omongan orang yang sedang di cintainya," jawab Pak Rendi, jawaban itu sontak membuat Queen tersenyum tipis, Pak Rendi yang melihat senyum itu kesulitan mengartikan senyuman itu. "Maaf sebelumnya kalau saya salah Pak Rendi, tapi bukankah lebih baik kalau bapak sendiri yan

