Jasmin hanya melongo menatap tingkah laku dari Aurora yang sedang tersungkur di lantai. Aurora terjatuh, akibat kakinya tersandung dengan kaki meja. Bangun dengan menahan rasa nyeri di lututnya. Berjalan perlahan menuju ke kasur empuk miliknya. Kemudian, mengurut pelan-pelan kakinya agar bisa merasa jauh lebih nyaman. “Makanya, hati-hati. Btw, gue balik, ya.” Jasmin menutup laptop. Kemudian, mengambil tas dan meninggalkan kamar Aurora. Beberapa menit setelah Jasmin pulang, Aurora mendapatkan pesan dari Langit yang mengajaknya bertemu. Dia pun menuruti permintaan dari pria itu. Wanita itu beranjak untuk mengganti pakaian dan berdandan. Sekitar pukul setengah sepuluh, Aurora berangkat ke salah satu rumah makan yang sudah ditentukan oleh Langit menaiki mobil. Duduk di salah satu meja yan

