Mereka terbang menuju sebuah menara yang tampak indah karena terbuat dari kaca. Lily sedikit terkagum melihatnya karena tak menyangka di tengah hutan ada menara secantik dan semenawan ini. Mereka telah sampai dan Lily turun dari gendongan sang vampire. Banyak vampire lain yang langsung mendekati Lily, mereka tergiur dengan aroma tubuh Lily, tatapan lapar mereka tujukan pada luka Lily yang penuh dengan darah mengering. "Anda membawa makanan yang sepertinya lezat, Tuan," ucap salah satu vampire, ia bahkan menjilat bibir bawahnya dengan lidah. Oke Lily bergidik ngeri, sedikit takut bagaimana jika darahnya dihisap sampai mati oleh sekawanan vampire liar tersebut? Dia tidak bisa bertemu orang-orang yang dia sayangi dan kalau boleh jujur gadis ini sedikit merindukan Adrian. Ia jadi menyesal

