Part 20. Teman baru

1490 Kata

Tok Tok. Langit mengetuk pintu kamar Dhealova. Tak lama perempuan muda itupun membuka pintu kamarnya. "A-ada apa, tuan?" tanya Dhealova dengan sedikit takut. Karena sekarang sudah pukul sepuluh malam. Dan Langit mengetuk pintu kamarnya. "Besok siang kita pergi mencari pakaian pengantin," ucap Langit. Laki-laki muda itu langsung nyelonong pergi setelah mengatakan itu. Bahkan Langit tak menunggu jawaban dari Dhealova. "Apa- apaan dia itu, setelah ngomong langsung pergi. Emangnya aku ini patung?" gumam Dhealova setelah melihat Langit pergi. "Dasar tuan aneh, plin plan." gumam Dhealova seraya menutup kembali pintu kamarnya. Dan berjalan menuju ke tempat tidurnya. Dhealova berbaring di atas tempat tidurnya sambil memeluk guling. "Mungkinkah ini semua sudah takdir aku menikah den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN