#ASMARA_TERULANG #Part 17 Wanita yang Tak Menjadi Pilihan 2 Pemandangan kampus tampak segar oleh hijau tanaman, juga embusan napas para pejuang pendidikan. Langkah-langkah kaki para mahasiswa begitu bersemangat mengejar pagi untuk mendapat secuil ilmu pengetahuan. Kampus terlihat bersih dan rapi. Kendaraan-kendaraan terparkir pada tempatnya, tertata sesuai aturan yang telah diberlakukan. Ada tempat parkir khusus mahasiswa dan juga dosen. Rafa mengendurkan tali helm setelah mematikan mesin motornya. Ia merapikan tatanan rambut yang sedikit berubah menjadi acak-acakan akibat memakai helm, lelaki bertubuh tegap itu memosisikan wajahnya di depan spion, lalu mulai menata rambut hitamnya dengan jari tangan. “Udah kegantengan, tuh!” Suara seorang perempuan sedikit mengagetkan Rafa, mem

