Sakha duduk di lounge bandara sambil menunggu pesawat yang akan membawanya ke Bali siap untuk berangkat. Ia datang bersama Adam yang ternyata juga mengajak Jasmine untuk menemaninya dan kini sedang menjemputnya di pintu utama. Sejak tadi Sakha mencoba menghubungi Ines namun lagi- lagi Ines nampak acuh setiap kali ia akan berangkat keluar kota. Dan karena tempo hari ia sudah mendaptkan penjelasan dari Septi jika Ines melakukan itu hanya karena sebenarnya ia sedang khawatir berlebihan, maka ia perlahan bisa memaklumi trauma istrinya tersebut. Ponsel Sakha berdering dan panggilan Joana membuatnya kecewa karena hanya Ines lah yang ia butuhkan saat ini. Ingin sekali rasanya ia membatalkan keberangkatannya kali ini, namun karena sekaligus ia juga harus bertemu dengan Pak Septian di sana, akhi

