“ Kamu nggak apa- apa?” tanya Sakha ketika Ines kembali hanya diam saja saat mereka akhirnya memutuskan untuk pulang saja setelah keluar dari toko buku. Ines menoleh sesaat dan hanya tersenyum hangat dan kembali menatap jalanan yang ada di hadapan mereka. “ Aku baik- baik aja.” jawab Ines. “ Aku udah minta Elly pesan makanan buat kita berdua. Semoga makanannya sudah sampai sebelum kita.” “ Maaf ya… Gara- gara aku kita nggak jadi makan.” “ Nggak apa- apa. Lagian aku juga harus cepat sampai di rumah. Ada yang harus aku kerjain.” Ponsel Ines bergetar dan nama Melia muncul pada layarnya. Ia memang tidak sempat berbincang dengan sahabatnya tersebut hari ini karena sama- sama sibuk melayani calon pembeli mereka dan hari ini Melia memang lebih banyak keluar kantor. “ Halo, Mel.” sapa Ines

