Bab 38.

1339 Kata

Dua orang berjenis kelamin laki-laki, dengan jarak usia yang berbeda cukup jauh itu saling berdiri berhadapan, dengan sorot mata saling menusuk. Beberapa detik, puluhan detik, hingga akhirnya menit berlalu–keduanya masih bertahan dengan saling menatap. Dewa akhirnya menghentak napas sambil mengedip, memutus pautan mata mereka. Kesal karena anak kecil di depannya, kali ini tidak menyerah. Tidak seperti sebelumnya ketika ia bisa melihat ketakutan di dalam sorot mata anak itu. Kali ini Lingga benar-benar terlihat sama sekali tidak takut padanya. Dewa tanpa sadar berdecih. “Kamu bilang tidak suka sama Om. Sekarang sana masuk, panggil buma mu suruh keluar.” “Tidak mau,” kata Lingga, yang detik berikutnya berkacak pinggang. Kepala anak itu mendongak. Tatapannya menantang. Membuat Dewa mengang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN