"Maaf tuan, saya tidak--" ucapannya berhenti. Matanya melihat ke segala arah tak ada Hermes di dekatnya. "Kemana tuan Hermes?" Tanya Matheus, kemudian ia mengikuti bau jejak tuannya itu. "Aah, aku kehilangan dia lagi." Keluhnya, berlari mengejar bau jejak Hermes yang sudah semakin jauh. Matheus kehilangan jejak Hermes. Pergerakan tuannya sangat cepat, semua ini akibat Ia terlalu asik sama kegiatannya yang ingin tahu tentang aroma wangi yang Hermes rasakan. "Kemana tuan Hermes pergi," kata Matheus kelimpungan mencari pangeran kecil berumur ratusan tahun. "Sial, sepertinya aku benar-benar kehilangan jejak!" Kata Matheus menggerutu. Lalu Hermes, ia semakin dekat dengan aroma wangi yang mengganggu indra penciumannya. Hermes berdiri, kemudian menatap seorang wanita cantik berambut cokelat s

