Jennifer tersadar, ruangan itu cukup gelap untuk pupil matanya menerima benda yang dilihatnya. Retina matanya tidak bisa menerima cahaya, namun ia masih tetap bisa melihat benda-benda yang ada di sekitarnya. Ia mencoba bangun, rasa sakit di seruluh tubuhnya membuat ia meringis. Terutama pada bagian lehernya, cengraman dan cekikan Argos masih berasa di lehernya. Ia merasakan rasa sakit pada bagian dalam di tulang tekuk lehernya. "Sial, suatu hari nanti aku akan menghabisi nyawamu, Argos!" Gumam Jennifer masih terlihat kesal. Ia bangun dan mulai berjalan keluar. Ia tidak melihat Christ di manapun. Langkahnya terus menapaki jejak dalam rumah kosong yang sangat bau. Christ tidak mungkin membawa Jennifer ke apartemen maupun rumahnya, ayahnya sudah tau semua tempat tinggal Christ. Untuk saat i

