Pagi, Hermes berangkat ke kampus lebih dulu. Ia enggan menunggu Walter maupun Claudia. Masih ada rasa kesal terhadap mereka soal pembahasan kemarin. Ia berjalan di tengah hutan, wajahnya terlihat cemberut. Ia kian bertambah kesal saat semua orang tidak ada satupun yang meminta maaf padanya. Langkahnya tiba-tiba ia hentikan. Lalu, ia terdiam, menahan emosi. Sisi liar dari serigala mendadak mencuat kemurkaan saat ingatannya pada tuduhan teman-temannya kemaren. Hermes berteriak, meluapkan rasa kesalnya. Lalu ia merubah dirinya menjadi serigala, Hermes sudah sangat mahir tanpa bantuan bulan purnama untuk berubah. Ia kemudian menendang, menyabetkan cakarnya ke pohon, memukul pun ia luapkan semua kekesalannya ke pohon itu. Dan pohon itu pun tumbang. Tak lama, tubuhnya mendadak panas. Sangat

