Cahaya itu terus menjalar hingga keseluruh tubuh Hermes melalui pembuluh darah. Tatapan matanya kosong, berwarna putih pucat. Bibirnya menganga, tidak bisa berkata apapun walau telinganya mendengar apa yang Matheus katakan. Kelu dan kaku. Matheus terdiam, ia tidak bisa melakukan apapun. Tubuhnya terus terpental layaknya tersengat listrik ribuan volt. Kejadian itu berlangsung cukup lama, Matheus pun tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan Hermes. Dan kemudian tubuh Hermes terpental sangat jauh saat tubuhnya tak lagi sanggup menerima energi yang terlalu besar itu. Hermes sempat meringis, namun, tak berapa lama ia pun pingsan akibat kelelahan dan terkurasnya tenaga. "Tuan Hermes!" Teriak Matheus. Ia berlari dan memeriksanya. Ia melihat tubuh Hermes sedikit menghitam dan berasap. "S

