Tangan Jennifer berhenti menyentuh pipi keponakannya itu. Terjatuh di pangkuan Christ, tubuh Jennifer yang sudah menghitam, secara perlahan tubuhnya mengering. Christ mencoba memeluk tubuh Jennifer seerat mungkin. "Tidak bibi, jangan tinggalkan aku bibi!" Kata Christ. Dan kemudian berteriak sangat keras, bebarengan dengan berubahnya tubuh Jennifer menjadi abu. "TIDAAAAK!" Teriak Christ sekeras mungkin. "Tidak Bi, jangan pergi. Aku mohon jangan pergi," imbuh Christ menggenggam abu Jennifer. Jennifer telah pergi. Ia meninggalkan Christ meninggalkan pesan padanya. Ia juga meninggal terluka sangat parah yang ia terima dari Argos. "Bagus, satu orang pengganggu sudah mati!" Imbuh Argos sangat senang melihat Jennifer sudah menjadi abu. Christ berdiri tanpa menatap sedikitpun pada Argos. Ia

