Matheus berdiri di hadapan pemuda itu, ia menatap tajam padanya. Apa yang di pikiran pemuda itu terbilang gila, bagaimana tidak, ia sudah di selamatkan Matheus. Namun ia bertindak tidak waras padanya, memukul hingga pingsan, kemudian pemuda siluman Rubah itu mengikat, dan menyanderanya. Ini di luar dugaannya. "Kenapa kau memukulku?" Tanya Matheus geram. Ia mengintimidasi pemuda di hadapannya sehingga pemuda itu terdiam, tidak memberontak. Atau mungkin ia merasa bersalah pada Matheus. "Ma-maaf, aku hanya takut kalian membunuhku!" Kata pemuda itu beralasan. Penutup mulutnya sudah di lepas Matheus. Manusia serigala itu ingin mendengar penjelasan dari pemuda siluman Rubah itu. "Membunuhmu?" Pekik Matheus terkejut. "Hei, aku dan tuan Hermes yang membantumu yang hampir mati akibat ulah par

