Hermes berjalan menghampirinya, lalu ia berjongkok di hadapan Matheus. Hermes tersenyum menyeringai, sangat menyeramkan, kuku-kuku jarinya yang begitu tajam memaksa kepala Matheus mendongak kearahnya. Tanpa kata, Hermes tiba-tiba saja mencekik leher Matheus dan mengangkat tubuh pengawal pribadinya. Matheus menahan rasa sakit, berusaha melapaskan tangan Hermes dari lehernya. Sayangnya, cengkraman tangan Hermes terlalu kuat untuk di lawan. "Tuan Hermes, kenapa tiba-tiba dia begitu kuat. Bahkan dua kali lebih kuat dari tenaga dan kekuatan biasanya," pikir Matheus menahan rasa sakit. Ia mencengkram lengan Hermes dan berusaha menariknya agar cekikan itu terlepas dari lehernya. Sayangnya, justru usaha Matheus membuat lehernya terluka. Kuku jari Hermes sudah menembus kulit ari di lehernya. "S

