Bab 113 - Silver Moon 4

1145 Kata

Monster sebesar dua gedung empat belas lantai itu bergerak meronta membuat suara berisik yang seolah tidak terdengar oleh kedua orang yang saling bertatapan. Dua orang manusia kucing dengan warna rambut yang kontras. Satu silver yang terang di bawah cahaya bulan. Satu lagi berambut hitam malam yang semakin gelap saat bersentuhan dengan jubah gelapnya. "Tuan?" Suara halus Odeng tidak membuat Leonio serta merta melepaskan tangannya. Matanya menelisik tajam orang yang beberapa saat lalu siap menjentikan jarinya. Orang yang habis operasi dua puluh sembilan jam yang lalu. Mata laki-laki itu tidak terlalu berekspresi banyak selain kebingungan. Leonio sudah hidup berkelana dan mempelajari berbagai mantra sihir. Dia juga sudah bertemu berbagai macam monster yang harus ditaklukannya sesuai job

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN