23 - Utang Piutang

1423 Kata

Sienna menatap belasan paper bag yang ada di hadapannya. Saat ini, ia meletakkan itu semua di ruang tamu. Ada rasa segan untuk langsung membawanya masuk ke kamar dan meng-hak milik semuanya. Hingga saat sosok Galen kembali muncul, Sienna segera berdiri tegap, menatap pria itu dengan serius. “Kak,” panggil Sienna, membuat Galen yang sedang ingin menuju ke dapur sontak menghentikan langkahnya. Sienna menatap kembali kantong-kantong belanjaan dengan logo berbagai brand mewah di hadapannya. Ia meringis pening membayangkan total harga dari semua belanjaan itu. “Ini semua…” “Kenapa belum kamu beresin juga?” Galen memotong ucapan Sienna, membuat gadis itu kehilangan fokusnya. “Ya?” “Kenapa belum kamu beresin semuanya?” ulang Galen. “Oh itu. Justru aku mau tanya dulu ke Kakak. Di antara se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN