Hari ini, akhirnya Sienna berhasil mencari cara agar ia bisa pergi ke kampusnya bersama Dokter Shaka dan Vina. Dokter Shaka dan Vina berusaha memancing ingatan Sienna untuk keluar, membayangkan masa-masa kuliahnya dua tahun yang lalu. Namun, di antara semua yang ia ingat, Sienna masih tidak dapat menemukan memori yang ia cari. “Selain kampus, tempat mana lagi yang biasa kamu kunjungi untuk waktu yang lama?” tanya Dokter Shaka. “Kayaknya aku tahu gedung apartemen kamu. Tapi aku nggak tahu kamu dulu tinggal di lantai berapa. Cuma sekadar tahu gedungnya aja,” ucap Vina menggebu-gebu pada Sienna. Sienna mengernyit. “Apartemen?” “Kamu nggak lupa, kan, kalau dulu kamu tinggal di apartemen semasa kuliah? Nggak jauh dari sini kok. Ayo kalau kita mau ke sana!” ajak Vina. Dokter Shaka menatap S
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


