Bagian 34 POV Nia Sungguh, aku tak habis pikir. Bisa-bisanya mereka memperebutkan Sandra. Jelas-jelas di hadapan mereka ada wanita cantik, tapi malah diabaikan dan mereka malah sibuk memperebutkan wanita yang berwajah pas-pasan itu. "Hentikan semua ini!" Tiba-tiba Mas Ilyas angkat bicara. Ia kemudian berdiri dari tempat duduknya, lalu menghampiri Mas Rian yang masih berdiri di sampingku. Bugh! Sebuah bogem mentah dari Mas Ilyas mendarat tepat di wajah Mas Rian. Aku dan Sandra serentak berteriak, shock melihat kejadian itu. "Aw, sakit! Apa-apaan kamu Ilyas? Apa yang kamu lakukan?" tanya Mas Rian sambil memegangi wajahnya yang mungkin terasa sakit. Wajahnya terlihat gusar, tangannya mengepal, sepertinya siap untuk memberikan serangan balik pada Mas Ilyas. "Kamu pantas mendapatkan itu

