Detik berganti jam, jam berganti hari, hari pun berganti minggu. Minggu kemudian berubah dari bulan, namun apa yang ia tunggu tak jua datang. Apakah semuanya memang hanya sebuah guyonan yang di ciptakan para bangsawan untuk mengejek rakyat rendah sepertinya. Margareth terus memikirkannya di minggu-minggu awal ia mengirimkan permintaannya tersebut. Semua yang dikatakan Edelynn telah ia lakukan, kertas putih, permen stroberi dan amplop putih polos, namun tetap saja ia tidak menerima balasan. Margareth terasa begitu terenyak, ketika ia berpikir jika Edelynn memainkannya. Walau sedetik kemudian ia kembali bertanya apa yang salah, hingga akhirnya ia tersadar. Edelynn tidak pernah memberitahunya tentang bagaimana Ventham akan menghubunginya. Bagaimana jika suratnya diterima, apakah ia akan men

